Detail Berita

Image

Sabtu (28/07), Dalam rangka menginisiasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Dr. Soetomo (LPM Unitomo) menggelar pelatihan Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Bertempat di Ruang RM Soemantri, kegiatan ini dipandu Hendro Wardhono, Ketua Pusat Studi Bencana dan Lingkungan (PSBL) Unitomo. "Minggu lalu (21/07), kita sudah terjun ke lapangan untuk melakukan pemetaan, kali ini dari segala data yang sudah kita dapat akan dikaji menurut indikator dasar PRB", ujarnya membuka kegiatan.  

Hendro menambahkan kegiatan ini diharapkan terjadi sinergisitas antara program yang telah disusun dengan persoalan yang terjadi di kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya. "Saya berharap ada sinergisitas program yang bisa terbangun dalam KKN tematik kali ini, khususnya dalam implementasi program yang sudah disusun", imbuhnya.  

Kegiatan yang diikuti sekitar 90 peserta ini mendatangkan Eko Teguh Paripurno, Ketua Forum Perguruan Tinggi-Pengurangan Risiko Bencana (FPT-PRB) sebagai narasumber. Dalam paparannya, Eko mangatakan PRB memiliki peranan penting dalam penanggulangan kebencanaan serta mewujudkan desa tangguh. "Memang selama ini cenderung memerhatikan pelosok desa sebagai daerah yang wajib diperhatikan, namun KKN Tematik Unitomo mempunyai inovasi yang menarik, dimana tetap memerhatikan daerah pinggiran kota untuk menerapkan PRB", ungkap pria yang akrab dipanggil Kang Yete ini.  

Lebih lanjut, Kang Yete menegaskan dalam menerapkan PRB di KKN Tematik haru; mengutamakan pelayanan optima terhadap masyarakat. "Dalam mengimplementasikan program yang telah disusun, kita wajib memberikan pengarahan yang baik pada masyarakat kelurahan wonokusumo agar warga bisa sejalan dan mendukung jalannya program kita", pungkasnya. (WILD)