Detail Berita

Image

Pada era milenial menjadikan warga kian terlibat dalam proses produksi konten jurnalistik melalui interaksi di media sosial. Kecanggihan alat edit foto pun semakin mendukung foto dan berita palsu tersebar, ini yang sekarang menjadi keresahan warga yaitu 'Hoax".

Menyikapi fenomena tersebut, melanjutkan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke 25 Unit Kegiatan Mahasiswa Communication Photography Club (UKM Chipoc) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menggelar workshop "Fotografi Melawan Hoax" di Balai Pemuda Surabaya, Rabu (14/3). Diikuti sekitar 80 peserta penghobi foto dari berbagai kalangan, kegiatan Workshop ini mendatangkan Mamuk Ismuntoro, fotografer senior.

Dalam paparannya, Mamuk mengatakan di era saat ini anak muda sekarang lebih suka cara instan belajar fotografi. "Seorang fotografer harus menyampaikan esensi cerita secara masuk akal bagi si penikmat. Kita harus mempertimbangkan beberapa unsur, mulai dari estetika hingga etika foto. Dengan demikian, kita tidak mengupload foto asal-asalan, setidaknya ini mengurangi terpaan hoax", ujar pria berkacamata ini.

Ditemui di sela acara, Ahmad Mukti, Ketua pelaksana acara mengharapkan peserta yang hadir bisa mengurangi banyaknya foto hoax yang banyak beredar. "Dengan apa yang disampaikan oleh pemateri, peserta akan lebih bertanggung jawab atas karya foto mereka", ungkap mahasiswa Fikom ini.