Detail Berita

Image

Rabu, (14/3) Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menggelar Workshop Metodologi Pengabdian Masyarakat dan Klinik Proposal di ruang RM. Soemantri. Acara dihadiri oleh dosen peneliti dan pengabdi Unitomo sebanyak kurang lebih 100 orang. Workshop menghadirlan 2 narasumber, yakni Victoriana Suhartini, Kepala sub Bidang Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Riset Pengabdian Masyarakat (Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat DRPM) dan I Wayan Karyasa, Reviewer Nasional Pengabdian Masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Siti Marwiyah, Wakil Rektor I Bidang Akademik, menyampaikan bahwa perguruan tinggi wajib menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Kita sudah mencapai prestasi yang bagus, dari 188 perguruan tinggi dapat meraih ranking 90 dinilai sebagai klaster kategori memuaskan yang dinilai langsung oleh tim DRPM)", ujarnya saat memberikan sambutan.

Dalam paparannya, Victoria mensosialisasikan kebijakan baru program pengabdian masyarakat. "Sebagai pengusul program pengabdian, kita wajib mengetahui apa saja kebijakan kebijakan baru yang keluarkan oleh DRPM. Dalam hal ini diatur dalam panduan 12 yang berisi pengaturan bidamg pengaturan dan pengabdian kepada masyarakat", Jelasnya.

Sementara itu, Viktoria juga memberikan motivasi kepada peserta yang hadir agar lebih giat melakukan pengabdian kepada masyarakat. "Saya salut, saat ini sudah ada 4 proposal yang masuk di DRPM. Bahkan ada salah satu perguruan tinggi negeri hanya ada 2 yang masuk. Mari, kita tingkatkan capaian ini", imbuhnya.

Lain dengan Victoria, I Wayan Karyasa dalam legiatan workshop ini memberikan pemaparan terkait dengan metodologi pengabdian masyarakat dan juga mereview beberapa proposal dari peserta workshop. "Proposal yang akan dibuat oleh bapak ibu, harus mengikuti segala aturan main yang diberikan oleh DRPM. Jadi proposalnya bisa lolos dan didanai oleh DRPM", ungkap pria asal pulau dewata ini.