| Dukung KPK melalui Buku |
| Monday, 09 November 2009 11:42 |
Memberi pemahaman bahaya latin korupsi serta menggugah semangat antikorupsi bisa dilakukan melalui sebuah buku. Itu dilakukan Rektor Unitomo Surabaya Dr Ulul Albab. Kemarin (5/11) Dr Ulul Albab meluncurkan sebuah buku berjudul A to Z Korupsi.Acara di aula rektorat Unitomo tersebut diawali pemotongan tumpeng oleh rektor. Prosesi itu dimaksudkan sebagai tanda syukur atas terbitnya buku tersebut. Peluncuran buku itu dihadiri para jajaran petinggi Unitomo, mahasiswa, dan beberapa wakil tokoh pendidikan di Surabaya.
Buku A to Z Korupsi itu merupakan bagian dari disertasi yang ditulis Dr Ulul Albab sejak pertengahan 2007 sampai awal 2009. Disertasi tersebut berjudul Islam sebagai Landasan Pemikiran dalam Menciptakan Pemerintah yang Antikorupsi. Buku setebal 272 halaman tersebut membahas seluk-beluk korupsi. Mulai teori, model antikorupsi, sejarah, hingga birokrasi dalam perspektif ajaran Islam.
|
| Last Updated on Sunday, 24 January 2010 15:06 |
Unitomo Resources
Layanan Online
Klik disini untuk mengakses halaman layanan
Klik disini untuk mengakses halaman layanan
Klik disini untuk mengakses halaman layanan
Klik disini untuk mengakses halaman layanan
Klik disini untuk mengakses halaman layanan
Klik disini untuk mengakses halaman layanan
Klik disini untuk mengakses halaman layanan
Klik disini untuk mengakses halaman layanan
Info Lowongan
Programmer .NETInfoglobal mengembangkan solusi piranti lunak yang... |
Staff MarketingInfoglobal mengembangkan solusi piranti lunak yang... |
Implementer SystemInfoglobal mengembangkan solusi piranti lunak yang... |
Staff Administrasi HRInfoglobal mengembangkan solusi piranti lunak yang... |
|
More in: Lowongan |
Profile of The Day
![]() The Real Wisuda Unitomo |
|
More in: Profil |
Memberi pemahaman bahaya latin korupsi serta menggugah semangat antikorupsi bisa dilakukan melalui sebuah buku. Itu dilakukan Rektor Unitomo Surabaya Dr Ulul Albab. Kemarin (5/11) Dr Ulul Albab meluncurkan sebuah buku berjudul A to Z Korupsi.
Dr Ulul Albab mengungkapkan, buku itu memang sengaja diterbitkan pada saat terjadi perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri atau populer dengan istilah cicak v buaya. ”Penerbitan buku itu menjadi dukungan moral dan akademik untuk KPK,” kata pria kelahiran Gresik tersebut.
